IKLAN

Rabu, 05 Oktober 2016

Workshop “Natural Process in Mastering English for Communication” di Kampus ITI



 Oleh: Adi ST
Pada tanggal 5 September 2016 lalu, Pusat Bahasa Institut Teknologi Indonesia (ITI Language Centre) menyelenggarakan workshop bagi para aktivis Unit Kegiatan Mahasiswa English Speakers Club (UKM ESC) yang diisi oleh Mr. Anang Sam, CHt penemu Metode Alami Menguasai Bahasa Inggris untuk Berkomunikasi. Beliau kami undang untuk memberikan wawasan bagi mahasiswa ITI pada umumnya dan aktivis UKM ESC pada khususnya di sela-sela liburan sebelum dimulainya tahun ajaran baru semester ganjil 2016/2017 ini. Acara ini juga dihadiri oleh beberapa dosen yang berminat untuk mengetahui lebih jauh metode ini.

Mr. Anang menyampaikan materinya yang mind changing itu mulai pukul 09.00 – 12.00. Jika selama ini proses belajar bahasa Inggris biasanya diawali dengan belajar tata bahasa, lalu menghafal kosa kata, diteruskan dengan membuat kalimat sehingga muncul kemampuan bahasa Inggris maka cara demikian sangat efektif membangun mental block! Jika tujuan utama kita belajar bahasa Inggris adalah untuk dapat berkomunikasi maka cara demikian justru akan menghambat munculnya kemampuan bicara kita. Karena biasanya yang terjadi adalah kita takut salah, malu atau takut ditertawakan. Jadi bagaimana solusinya?

Menurutnya, kita harus mencoba cara baru yakni mengikuti proses alami belajar bahasa apa pun, yakni Dengar dan Tiru! Jadi cara ini sebenarnya berlaku bukan hanya untuk bahasa Inggris namun juga untuk semua bahasa di dunia ini. Media belajar untuk itu sangat berlimpah, antara lain melalui film, komik, majalah, cerita lucu, Facebook, Whatsapp dan lain-lain. Beliau mengklaim bahwa 4 kemampuan dasar komunikasi yakni reading skill, listening skill, writing skill, dan speaking skill bisa diperoleh melalui media tersebut.

Sebagai contoh, menurutnya ada 5 strategi meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris lewat film. Pilih jenis film yang ber-subtitle juga berbahasa Inggris, tonton film secara keseluruhan, tonton adegan pertama, lakukan tindakan “kunci menguasai bahasa secara alamiah”, dan evaluasi pengucapan. Dengan cara itu kosa kata, kemampuan mendengar, membaca dan bicara sekaligus bisa kita tingkatkan!

Kesimpulan saya, metode Dengar dan Tiru ini sangat baik dilakukan oleh para pembelajar bahasa Inggris khususnya dan bahasa asing pada umumnya. Hal itu untuk melengkapi materi perkuliahan atau kursus yang diberikan oleh lembaga pendidikan atau lembaga kursus. Mengingat anak-anak muda sekarang terkategori Generasi Z yang sangat terbiasa dengan internet dan media sosial, tentu sangat mudah untuk mencari dan menggunakan media belajar tersebut lewat internet. Bravo Mr. Anang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar